Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu & Dhuafa Yayasan Para Aulia Indonesia

Bekasi – Bulan Ramadhan yang penuh rahmat dan hidayah ini rutin dilakukan oleh Yayasan Para Aulia Indonesia di Musholla Ar Rahman RT.01 RW. 011 Perum Mustika Gandaria Desa Ciledug kecamatan Setu Kabupaten Bekasi yaitu Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Dhuafa, Minggu, 10/06/2018.

Di acara yang dipandu oleh Lilis yang biasa dipanggil bunda Al tersebut dihadiri Ketua RW. 011 Perum Mustika Gandaria Anis Hidayat Ketua RT. 01 Slamet, Ketua RT.03 Raden Irfan, Tokoh agama seperti Ustad Endi, Ustad Mahmud Sayafrudin, SH, Ustad Rifi, H. Sodri, Pengurus Yayasan seperti Ustad Nasim Suhendar dan Sarno, Reni Merdiani,SE dan Tokoh Masyarakat serta ibu-ibu majelis ta’lim.

Acara diawali dengan Pembaca Kalam Ilahi oleh Ustad Endi Sutardi yang juga pengurus Yayasan, yang kemudian dilanjutkan sambutan-sambutan.

Dalam sambutannya Ketua Yayasan Para Aulia Indonesia Abang Zainudin, SE menyampaikan, Kami berterima kasih dan mendoakan kepada para undangan yang bisa hadir, kepada para Donatur yang telah meberikan donasinya/ santunannya kepada anak-anak Yatim dan Dhuafa Yayasan Para Aulia Indonesia.

Ia juga mengatakan, “Undangan dan anak yatim yang hadir untuk mendapatkan santunan yang didapatkan dari donatur baik dari kelembagaan maupun pribadi.
Ketua Yayasan memberikan penjelasan mengenai program yang sudah berjalan yaitu dibidang keagamaan dan pendidikan misalkan kegiatan kursus bahas Inggris dan matematika sedangkan kegiatan keagamaan seperti menagaji. Hanya persoalannya kehadiran anak- anak Yatim dari perkampungan agak enggan menghadirinya padahal gratis. Harapan Sy ke depan kita bisa bersama – sama mengatasi masalah ini, agar bisa kegiatan Yayasan bisa berjalan dengan lebih baik lagi.

Ketua Yayasan menambahkan “Yayasan sebelumnya beberapa hari yang lalu bekerjasama dengan Bank bjb menyantuni anak Yatim yang pelaksanaannya di Masjid Mekar Indah di kawasan Jababeka Cikarang Kab. Bekasi,” ucap Ketua Yayasan.

Selain Ketua Yayasan, Sambutan Ketua DKM Ar Rahman Ustad Mahmud Syafrudin,SH, ia mengatakan, “Atas nama Dkm Mushola Ar Rahman kami mengucapkan banyak terimakasih atas kepercayaan yg diberikan Yayasan ditempati utk penyatunan Anak yatim. Yayasan para Aulia Indonesia utk lebih meningkatkan amal sholehnya sebagai pelopor, pengayom dan melayani Anak yatim Piatu demi masa depannya serta pendidikanya. Semoga yayasan Para Aulia semakin lebih Berkembang semakin Istikhomah utk memikirkan Masa depan Anak bangsa, masyarakat Bangsa dan Negara. Keutamaan Santunan Anak Yatim Piatu ini adalah salah satunya yaitu dalam sabda Rasulullah, seperti jari telunjuk dan jari tengah, Insha Allah kelak Yayasan Para Aulia Indonesia akan berdekatan dengan Rasulullah SAW, Aamiin Ya Robbal Aalamiin,” ucap Ketua DKM.

Selajutnya, Sambutan Ketua RW. 011 Anis Hidayat mengatakan, “Kami atas nama warga Mustika Gandaria mengucapkan banyak terima kasih kepada Yayasan Para Aulia Indonesia yang pada bulan Ramadhan 1439 H ini mengadakan kegiatan Santunan Anak Yatim dan Dhuafa di Perum Mustika Gandaria, semoga kegiatan ini bisa berjalan rutin termasuk program yang menjadi agenda kegiatan di Yayasan para Aulia Indonesia. Semoga Alloh SWT memberikan kelancaran dan keberkahan untuk para Donatur Yayasan, Aamiin,” ucap Ketua RW.

Selanjutnya acara Ceramah disampaikan Ustad Drs. Iyan Cakra yang merupakan tokoh agama dan sesepuh di Setu, yg biasa disapa Aki.
Dalam ceramahnya ia mengatakan, “Bulan Romadhon bulan yang penuh barokah maka harus dimulyakan kedatangannya dengan beribadah puasa.
Bulan Romadhon bulan diturunkannya Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia, tinggal kembali’ kepada manusia itu sendiri yang merima dikatakan beriman yang melolak dikatakan kafir. Al Qur’an sebagai petunjuk, penerangan dan pemisah yang haq dengan bathil,
Yang iman dengan kafir Yang Halal dengan haram, Yang tauhid beban syiirik. Al Qur’an benilai hukum dan aturan dari mulai hukum antar negara, dalam negara sampai urusan rumah tangga sekecilnya menyusui pun diatur. Romadhon membentuk jiwa sosial sehingga orang mau bersodakoh, Afdhlu sodaqoh, shodaqotum fii Romadhon. hingga orang lebih suka bayar zakat mal pun di bulan Ramadhan. Shodaqoh adalah amal yang disukai oleh Allah sehingga Allah menggantinya 700 x lipat. Sedangkan amal yang lain dinilai sepuluh, sehingga kata nabi barang siapa yang berpuasa sebulan penuh diikuti puasa 6 hari di bulan Syawal seperti setahun penuh sebulan = 300 dan 6 hari Syawal = 60 jadi 360 hari sama dengan setahun. Maka kita tingkatkan ketaqwaan kita, puasa dan sodaqoh, sehingga kita disehatkan dan diberi kemurahan rizqi., Aamiin, ” Jelas Ustad Iyan.

Jpeg

Setelah ceramah acara dilanjutkan mendoakan untuk para Donatur yang telah meberikan donasinya kepada anak Yatim dan Dhuafa, setelah itu dilanjutkan dengan santunan dan buka puasa bersama. ( red )

CATEGORIES
TAGS
Share This